Wednesday, January 16, 2019
Beranda > Dunia Islam > Muslim Singapura Terancam Tak Bisa Berkurban

Muslim Singapura Terancam Tak Bisa Berkurban

Hari raya haji atau Idul Adha sudah di depan mata. Tepat sebulan lagi umat Muslim sedunia akan mempersembahkan kurban. Namun, kekhawatiran saat ini melanda umat Muslim Singapura. Dalam pernyataannya, Selasa (25/9/2012), Menteri Urusan Muslim, Dr Yaacob Ibrahim, meminta agar umat Muslim Singapura mengantisipasi kemungkinan terburuk, yaitu tidak adanya persediaan hewan kurban.

Ibrahim menjelaskan, masalah ini disebabkan belum disetujuinya permohonan impor ternak dari Australia. Pemerintah Australia tahun ini menerapkan sejumlah regulasi dan kriteria yang lebih ketat untuk mengekspor ternaknya ke luar negeri.

Regulasi ini berimbas ke sejumlah masjid di Singapura. Sebanyak 16 masjid telah menjalani proses audit untuk memenuhi regulasi baru tersebut.

Tetapi, sejauh ini belum ada tanggapan ataupun persetujuan dari “Negeri Kanguru” untuk segera merealisasikan ekspor ternaknya ke Singapura.

Ibrahim menyebutkan, pemerintah Singapura melalui Dewan Agama Islam Singapura (MUIS), Komite Kurban Singapura, dan Otoritas Peternakan dan Pertanian Singapura (AVA) saat ini sedang bekerja keras untuk mencari sumber alternatif.

Ibrahim mengingatkan, pasar Singapura yang sangat kecil mempersulit peluang untuk mendapatkan hewan kurban. Untuk tetap menjaga kesakralan dari perayaan Idul Adha ini sendiri, Ibrahim menyarankan kaum Muslim Singapura melakukan ritual kurban di luar Singapura. (Kompas.com).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *