Beranda > Dunia Islam > Negara-Negara Muslim Hadiri KTT Al-Quds di Azerbaijan

Negara-Negara Muslim Hadiri KTT Al-Quds di Azerbaijan

Al-Quds Negara-negara Muslim anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bertemu di Azerbaijan untuk membahas cara-cara untuk melindungi Al-Quds (Yerusalem Timur) terhadap kebijakan yahudisasi oleh Israel.

“Kami mengutuk kebijakan Israel terhadap Palestina,” kata Ekmeleddin Ihsanoglu, Sekretaris Jenderal OKI, pada pertemuan Selasa (11/6.

Negara-negara anggota OKI menghadiri konferensi donor di Baku untuk membahas cara-cara untuk melindungi Al-Quds dan menentang kebijakan Israel yang melakukan Yahudisasi di kota suci Islam itu.

Ihsanoglu mengatakan, konferensi ini bertujuan untuk membahas cara pembiayaan rencana strategis pembangunan sektoral di Al-Quds.

Dia mengatakan, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk menyoroti ribuan anak Palestina yang tidak memiliki akses terhadap pendidikan, sektor kesehatan masyarakat berada dalam keadaan menyedihkan, dan penduduk Al-Quds menghadapi masalah perawatan medis.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi internasional, termasuk, ISESCO, Dewan Kerjasama Teluk, Dana Solidaritas Islam untuk Pembangunan dan Bank Pembangunan Islam.

Perwakilan dari negara-negara anggota OKI, menteri luar negeri, pejabat kantor asing, serta kepala dan anggota misi diplomatik terakreditasi di Baku, juga menghadiri pertemuan tersebut.

Al-Quds adalah rumah bagi Al-Haram Al-Sharif, yang mencakup Masjid Islam tersuci ketiga (Masjid Al-Aqsa).

Israel menduduki kota suci itu dalam perang tahun 1967 dan kemudian mencaploknya dalam tindakan yang tak diakui oleh masyarakat internasional atau resolusi PBB.

Sejak itu, Israel telah mengadopsi serangkaian langkah-langkah penindasan untuk memaksa orang Palestina keluar dari kota, termasuk pembongkaran sistematis rumah mereka dan bangunan bersejarah.

Dalam pertemuan di Baku, Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu, menegaskan tekad dunia Muslim untuk melindungi Al-Quds.

“Identitas multi-budaya Yerusalem harus dipertahankan untuk menghentikan Yahudisasi,” katanya.

Masyarakat internasional menganggap semua permukiman Yahudi di tanah yang diduduki Israel ilegal. (mel/onislam.net/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *