Wednesday, January 16, 2019
Beranda > Dunia Islam > Para Penghina Nabi Saw Masuk Daftar ‘Wajib Diserang’

Para Penghina Nabi Saw Masuk Daftar ‘Wajib Diserang’

Milis diskusi sebuah kelompok Muslim memunculkan daftar nama-nama perusahaan dan individu yang “wajib diserang”. Nama-nama itu menjadi target karena telah menghina Nabi Muhammad Saw dan agama Islam.

Daftar yang berisi lebih dari 60 nama itu diunggah Ahad pekan lalu dalam forum Ansar al-Mujahideen and Shumukh al-Islam. Nama-nama itu merupakan hasil survei anggota forum. Mereka diminta memberikan nama, alamat tempat tinggal atau kantor, dan kalau mungkin foto.

“Mari kita tebarkan teror pada hati mereka,” tulis pejuang itu seperti dilaporkan situs siteintelgroup.com —media online yang memantau pergerakan kelompok semacam Al-Qaidah dan Taliban. Situs itu pula yang kerap menganalisis rekaman suara mendiang Usamah Bin Ladin dan wakilnya yang kini menjadi pemimpin Al-Qaidah, Ayman al-Zawahiri.

Sebelumnya, forum itu memunculkan daftar perusahaan dan individu yang mesti dibunuh karena terlibat dalam perang di Irak dan Afganistan. Dari berbagai dokumen yang disita dari lokasi persembunyian Bin Ladin, intelijen Amerika menemukan nama Jenderal David Petareus sebagai sasaran serangan.

Dalam daftar “wajib diserang” itu antara lain disebutkan George W. Bush (mantan Presiden Amerika Serikat), Geert Wilders (anggota parlemen Belanda yang anti-Islam), Salman Rushdie ( penulis novel Ayat-ayat Setan yang terkena fatwa mati dari mendiang pemimpin revolusi Islam Iran Ayatullah Khomeini), Ayaan Hirsi Ali (pembuat naskah film Submission yang mengecam Al-Quran), dan Pendeta Terry Jones dari Amerika yang berencana membakar Al-Quran.

Ada pula nama dua kartunis yang meggambar Nabi Muhammad, Kurt Westergaard dan Lars Vilks, Pendeta Jerry Vines (pendeta Amerika yang menyebut Nabi Muhammad paedofil), Joelle Milquet (politikus Belgia), dan Craig Winn (penulis buku soal terorisme dan Islam).

Daftar terbaru itu juga memasukkan dua perusahaan mainan, Lego (Denmark) dan Soir (Prancis), termasuk surat kabar Denmark, Jylland Posten, yang mempublikasikan gambar kartun Nabi Muhammad Saw yang salah satunya mengenakan turban dengan bom di atasnya. (TEMPO Interaktif)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *