Beranda > Hong Kong > Pengajian PMK: Hindari Lupa yang Membuat Bencana!

Pengajian PMK: Hindari Lupa yang Membuat Bencana!

nikmat lupa-agDDHK News, Hong Kong — Lupa merupakan nikmat atau anugerah ketika yang kita lupakan itu sesuatu yang kita benci, seperti lupa terhadap perlakuan buruk seseorang kepada kita.

Demikian dikatakan oleh Ustadz Abdul Ghofur dari Dompet Dhuafa Pusat dalam acara tausiyah dan musahabah yang diadakan Persatuan Muslimah Kediri (PMK) BMI Hong Kong, di Dance Café, Commercial Building, MTR Exit C, Selasa (1/5).

Dijelaskanya, sebenarnya lupa ini ada dua pandangan, yaitu lupa yang bagus dan lupa yang tidak bagus. “Dengan adanya lupa, kita diuntungkan dan dengan adanya lupa kita dirugikan. Lupa yang membangun dan lupa yang membuat bencana,” kata eks General Manager DDHK yang diakrab disapa Ustadz AG oleh BMI HK ini.

Lupa yang membangun, misalnya, melupakan perlakuan buruk seseorang. Dengan lupa bisa menjauhkan diri dari sikap dengki. Misalnya dimusuhi orang, dengan adanya lupa, tidak ada rasa dengki.

“Lupa juga bisa menjauhkan sikap riya sombong, misalnya kita menjadi seorang dermawan, suka membantu orang lain, sehingga kalau ingat terus, ini dia akan menjadi sombong. Dengan adanya lupa itu dia tidak sombong,” jelasnya.

“Lupa itu juga membuang belenggu dari payahnya hidup seseorang sehingga ia maju, mampu menuju hal yang baru. Dengan lupa ini dia melupakan kepahitan menuju hal yang baru. Itu lupa yang baik dan positif.”

Dikatakanya, lupa yang membawa bencana yaitu lupa akan hari akhir, lupa hari perhitungan , lupa sholat, itu pasti akan ada bencana. Lupa untuk berbuat baik pasti dia akan mendapat bencana.

Lupa itu adalah cara terbaik menghilangkan masalah. Ketika kita punya masalah, lupakan saja. Melupakan masalah akan meringankan beban.

Ustadz AG lalu memberikan tips melupakan masalah,  yaitu merelakan masalah kita kepada Allah, menghibur diri kita dengan aktivitas yang kita sukai, contoh menulis dan memaafkan.
“Kenapa masalah harus dilupakan? Agar dia tidak terjebak oleh masalah yang sama. Masalah itu akan mengacaukan hidup sehingga biarkan saja. Yang terpenting dalam hidup ini sebuah keridhoan dan penerimaan masalah itu. Melupakan itu sama dengan menuju ruang kebahagiaan. jangan sampai masalah itu membuat kita tidak bahagia,” paparnya.

Ustadz AG juga mengatakan jamaah yang hadir, tanggal 27 Mei 2012 ia akan hadir kembali di Hong Kong dan sharing bersama teman-teman BMI HK di Masjid TST sehari full.

Usai tausiyah, acara dilanjutkan dengan pemutaran film Surat Kecil untuk Tuhan dan ditutup dengan doa bersama. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *