Wednesday, December 19, 2018
Beranda > Dunia Islam > Perang Iklan tentang Jihad Berlangsung di Jalan-Jalan Amerika

Perang Iklan tentang Jihad Berlangsung di Jalan-Jalan Amerika

Jihad warPerang iklan tentang jihad berlangsung di jalan-jalan Amerika antara pihak kaum Muslim dan kalangan Islamofobia. Keduanya menyebarkan makna jihad yang berbeda.

Iklan versi kaum Muslim, MyJihad, menjelaskan makna jihad sebenarnya. Iklan versi kaum Islamofobia menggambarkan jihad dengan kekerasan.

“Sayangnya kita saksikan di depan mata kita suatu prinsip utama Islam pada dasarnya menjadi ternoda,” kata Ahmed Rehab, direktur eksekutif CAIR Chicago Council on American-Islamic Relations (CAIR) kepada The New York Times.

“Saya lelah mendengar para ayah memberitahu anak-anak mereka, Anda tahu, ‘Jangan katakan jihad melalui telepon. Jangan katakan jihad di depan umum. ‘”

Perang iklan itu dimulai bulan September 2012, ketika blogger anti-Islam, Pamela Geller, melancarkan kampanye anti-Islam di kereta bawah tanah New York yang  menghubungkan jihad dengan kebiadaban. Geller juga menyerukan dukungan kepada Israel.

“Dalam setiap perang antara manusia beradab dan liar, dukung manusia beradab! Dukung Israel. Kalahkan Jihad,” demikian bunyi iklan Geller.

Sebagai tanggapan, CAIR meluncurkan kampanye billboard untuk menjelaskan makna yang benar dan tepat tentang jihad yang diyakini dan dipraktekkan oleh mayoritas umat Islam.

Kampanye yang mencapai Chicago, San Francisco, dan Washington, termasuk memasang iklan di sejumlah bus dan kereta api, serta situs media sosial, seperti Facebook, YouTube, dan Twitter. Pengguna twitter diminta untuk memposting jihad yang mereka lakukan dengan menggunakan hashtag #MyJihad.

“Jihad saya adalah tetap fit meskipun jadwal saya padat,” kata seorang wanita berjilbab.

Iklan Geller muncul lagi pada bus yang menghubungkan istilah Islam dengan kekerasan dan terorisme. “Membunuh orang-orang Yahudi adalah ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah,” kata salah satu iklan yang menghubungkan kutipan ke stasiun televisi Hamas.

Ketika CAIR melancarkan kampanye via website myjihad.org, blogger anti-Islam juga membeli domain myjihad.us.

Warga Amerika mengeluh karena kampanye anti-Jihad memicu kebencian dan intoleransi dalam masyarakat. Mereka menilai iklan Geller mengajarkan kebencian dan intoleransi.

“Ini pesan intoleransi,” kata Lonnie Nasatir, direktur regional Midwest dari Liga Anti-Fitnah kepada The New York Times.

Jihad sering diartikan oleh media Barat sebagai berarti “perang suci”. Tapi cendekiawan Muslim telah berulang kali menegaskan, kata jihad, yang disebutkan dalam Al Qur’an, berarti “perjuangan” untuk berbuat baik dan untuk menghilangkan ketidakadilan, penindasan, dan kejahatan. (mel/onislam.net/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *