Beranda > BMI Menulis > PMI Belajar Mengenalkan Diri dalam Bahasa Inggris

PMI Belajar Mengenalkan Diri dalam Bahasa Inggris

CAUSEWAY BAY | HONG KONG – Tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Alvin Uways Alqorni, Nuril Hafidlotul Ilmi, dan Achmad Nafal Firdaus Amru, Rabu (28/8/2019), memberikan pelatihan Bahasa Inggris di kantor Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK), Causeway Bay. Pesertanya, pekerja migran Indonesia (PMI) yang libur pada hari Rabu.

Alvin, Nuril, dan Nafal mengajari PMI Hong Kong cara memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris. Peserta pelatihan diberikan contoh, sekaligus dijelaskan mengenai format perkenalan diri dalam bahasa Inggris. Setelah itu, satu persatu diminta untuk mempraktikkannya.

“Terkadang, saya agak kesulitan menyebutkan angka dalam bahasa Inggris, sering tertukar,” tutur salah satu PMI peserta pelatihan.

Nafal pun memberikan penjelasan tentang angka kardinal (satu, dua, tiga, dan seterusnya) dan bilangan bertingkat untuk penyebutan tanggal, lantai gedung, dan lain-lain.

Setelah dirasa sudah bisa menguasai materi perkenalan diri, materi berlanjut ke preposition of place. “Kali ini kita belajar posisi di mana benda berada; di atas, di samping, di belakang, dan lain-lain. Hal ini diharapkan dapat membantu kawan-kawan mendeskripsikan posisi benda dalam bahasa Inggris,” ujar Nuril.

Selain menjelaskan materi secara langsung, para mahasiswa UIN pengajar pelatihan juga menggunakan benda-benda yang ada di kantor DDHK untuk media pembelajaran. Seperti, buku, kursi, meja, dan tisu yang digunakan sebagai media praktik peserta untuk mendeskripsikan posisi suatu benda.

Sebagai penutup, untuk memantapkan pemahaman PMI, digunakan pula media video YouTube yang menyediakan latihan soal singkat terkait materi yang diajarkan.

[Nuril Hafidlotul Ilmi]

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *