Beranda > Dunia Islam > Ribuan Muslim Rohingya Melarikan Diri ke Thailand

Ribuan Muslim Rohingya Melarikan Diri ke Thailand

DDHK News, Myanmar — Ribuan Muslim Rohingya¬† melarikan diri dari Myanmar ke Thailand untuk menghindari serangan oleh pemerintah yang mendukung ekstremis Buddha.

Ribuan Muslim Rohingya yang teraniaya itu menempuh perjalanan berbahaya dengan perahu, berbekal persediaan makanan dan air terbatas, untuk melarikan diri dari situasi yang mengerikan di negara bagian Rakhine, Myanmar.

“Kami sangat lapar. Harap membantu kami. Tidak ada kesempatan bagi Muslim Rohingya, jadi kita akan ke negara lain,” kata salah satu pengungsi Muslim Rohingya kepada Press TV (24/1).

Sebanyak 800.000 Muslim Rohingya dirampas hak-hak kewarganegaraan karena kebijakan diskriminasi yang membantah hak kewarganegaraan mereka dan membuat mereka rentan terhadap tindak kekerasan dan penganiayaan, pengusiran, dan perpindahan.

Ratusan warga Rohingya diyakini telah tewas dan ribuan mengungsi dalam serangan terbaru oleh ekstrimis yang menyebut diri mereka umat Buddha.

Para ekstremis sering menyerang warga Rohingya dan telah membakar rumah mereka di beberapa desa di Rakhine.

Tentara Myanmar diduga menggunakan wadah plastik berisi bensin untuk membakar rumah-rumah penduduk Muslim, yang kemudian dipaksa untuk melarikan diri.

Pemerintah Myanmar telah dituduh gagal melindungi minoritas Muslim. Karena Rohingya dikatakan keturunan Muslim Persia, Turki, Bengali, dan Pathan, yang bermigrasi ke Myanmar pada awal abad ke-8.

Amnesty International dan Human Rights Watch  menyerukan pemerintah Myanmar untuk melindungi penduduk Muslim Rohingya. (Mel/presstv.ir/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *