Beranda > Dunia Islam > Saudi Benahi Madinah sebagai Kota Ibadah

Saudi Benahi Madinah sebagai Kota Ibadah

masjid-nabawi-di-madinah-arab-saudiPemerintah Arab Saudi berencana mewujudkan Madinah sebagai kota ibadah. Ide dituangkan di tanah seluas 1,6 juta meter persegi sepanjang Jalan Hijrah, Madinah. Kelak, wilayah ini mampu menampung 200 ribu jamaah haji dan umrah.

Fasilitas-fasilitas modern akan didirikan di sana, dilengkapi dengan sistem transportasi publik yang memadai. “Raja Abdullah telah memerintahkan Kementerian Keuangan untuk mengimplementasikan proyek tersebut,” kata Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman, seperti dikutip laman berita Arab News, Selasa (11/6).

Proyek pembangunan ini, ujar dia, diyakini akan mampu meningkatkan layanan kepada para jamaah yang mengalir ke Madinah. Dia menuturkan, sumber dana berasal dari dana investasi publik milik pemerintah. Nanti, dana tersebut digelontorkan melalui Kementerian Keuangan. Lokasi proyek pun berdekatan dengan Masjid Nabawi.

Menurut Faisal, proyek mencakup pendirian stasiun kereta api dan terminal bus, kantor-kantor pemerintahan, dan sebuah rumah sakit dengan 400 tempat tidur. Dia menambahkan, sejumlah hotel dan apartemen juga akan dibangun. Faisal pun berpromosi harga kamar-kamar hotel terjangkau. Menurutnya, hotel bintang lima di Makkah dan Madinah mestinya tak menetapkan tarif tinggi pada jamaah.

Bangunan hotel dan apartemen, Faisal menjelaskan, merupakan bagian dari kota berkelas dunia tersebut yang bakal bisa mengakomodasi 200 ribu jamaah. Dia berterima kasih kepada Raja Abdullah yang telah memberikan lampu hijau pada pembenahan wilayah Madinah. Faisal menyebutnya sebagai proyek yang penting.

Warga Arab Saudi dan ekspatriat memberikan sambutan hangat. Mereka menganggapnya sebagai jalan pembuka bagi era baru layanan bagi para jamaah. “Ini sebuah proyek brilian,” kata Asisten Sekjen World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Mohammad Badahdah. Dia mendesak pemerintah merancang kota baru tersebut untuk pendidikan Islam bagi para jamaah seluruh dunia.

Menurutnya, kota semacam ini dibutuhkan seiring dengan ketidakmampuan bangunan-bangunan di sekitar Masjid Nabawi menampung jamaah yang kian bertambah. Dia mengharapkan adanya sistem transportasi yang bagus. Dengan demikian, jamaah dapat dengan mudah bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk, saat mereka menuju Masjid Nabawi. (Arab News/Republika).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

One thought on “Saudi Benahi Madinah sebagai Kota Ibadah

  1. asslmualaikum.. Maaf mas sblumnya.. Mau tanya gmana crana masuk kerja ke hongkong bagi pria.. Bila ada pelung buat saya kerja tolong kasih petunjuk dan bimbinganya.. Makasih sblumnyag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *