Saturday, November 17, 2018
Beranda > Indonesia > SBY Rombak Kabinet, Wakil Menteri Jadi 19 Orang

SBY Rombak Kabinet, Wakil Menteri Jadi 19 Orang

Setelah lebih dari sebulan menggodok perombakan kabinet, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai merampungkan susunan kabinet baru. Kini ada 19 wakil menteri yang akan melengkapi Kabinet Indonesia Bersatu II. Sebelumnya, kabinet hanya memiliki sepuluh wakil menteri.

Menurut juru bicara presiden, Julian Pasha, wakil menteri itu pejabat setingkat Eselon IA sehingga tidak membebani anggaran. Kepada wartawan. ia juga memastikan pelantikan menteri dan wakil menteri baru bakal digelar 19 Oktober 2011, sehari setelah presiden mengumumkan perombakan kabinet.

Ketika dilantik pada 20 Oktober 2009, Kabinet Indonesia Bersatu II memiliki 34 menteri. Pada 2009 dan 2010, Presiden Yudhoyono melantik sepuluh wakil menteri.

Dalam perombakan kabinet kali ini, Presiden menambah jumlah wakil menteri. Tujuh kementerian lagi yang akan dilengkapi dengan wakil menteri, yakni Kementerian BUMN, Pendayagunaan Aparatur Negara, Luar Negeri, Pariwisata, Hukum dan HAM, Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Agama.

Enam calon menteri dan kepala badan datang ke Istana Negara, Senin 17 Oktober 2011. Awalnya yang datang ke Istana hanya empat orang, yakni Dahlan Iskan, Azwar Abubakar, Amir Syamsuddin, dan Letnan Jenderal TNI Marciano Norman. Satu jam kemudian menyusul Gita Wiryawan dan Djan Farid.

Kemarin siang, Presiden memanggil tiga calon wakil menteri, yakni Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan Pemberantasan Korupsi Denny Indrayana, anggota Dewan Energi Nasional Widjajono Partowidagdo, dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Nazaruddin Umar.

Denny akan menjabat Wakil Menteri Hukum dan HAM, Widjajono diplot menjadi calon Wakil Menteri ESDM, sedangkan Nazaruddin didapuk sebagai Wakil Menteri Agama.

Pakar Hukum Tata Negara Fadjroel Falaakh berpendapat, wakil menteri yang pejabat karir rentan bergesekan dengan menteri yang berasal dari partai politik.

Menurut dosen Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, ini Presiden Yudhoyono sejak awal harus menghindari gesekan itu dengan mengendalikan menteri secara langsung dan memastikan komunikasi menteri-wakil menteri terjalin dengan baik.

Ia menambahkan, adanya posisi wakil menteri bisa menjadi bukti pengakuan tidak langsung Presiden Susilo Bambang Yudoyono bahwa menterinya selama ini dianggap tidak mampu menjalankan tugas sesuai dengan keinginannya.

“Apalagi kalau ditambah sampai dua wakil menteri, itu berarti menterinya tidak perform,” katanya.

Susunan Kabinet Baru

Berikut ini susunan Kabinet Indonesia Bersatu II terbaru. Daftar nama kementerian dan para menteri masih bisa berubah sampai pengumuman resmi oleh Presiden pada Selasa, 18 Oktober:

Menteri-Menteri

1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Djoko Suyanto
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Amir Syamsuddin*
9. Menteri Keuangan: Agus Martowardojo
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: Muhammad Sulaeman
12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan*
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Mohammad Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Segaf Al-Jufri
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Syarifuddin Hasan
27. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Gusti Muhammad Hatta
28. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari
29. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar*
30. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faishal Zaini
31. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Armida Alisjahbana
32. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Dahlan Iskan*
33. Menteri Negara Perumahan Rakyat: Jan Farid*
34. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga: Andi Mallarangeng

Wakil Menteri
1. Wakil Menteri Luar Negeri: Wardana*
2. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
3. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
4. Wakil Menteri Perdagangan: Mahendra Siregar
5. Wakil Menteri Pertanian: Bayu Krisnamurthi
6. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
7. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak
8-9. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Musliar Kasim dan Wiendu Nuryanti*
10. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwa
11. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
12. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan*
13. Wakil Menteri Kesehatan: Ali Ghufron Mukti*
14. Wakil Menneg BUMN: Mahmudin Yasin*
15. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Eko Prasodjo*
16. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwanda*
17. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana*
18. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo*
19. Wakil Menteri Agama: Nasruddin Umar*

Keterangan : *) Wajah baru

— Sumber: TempoInteraktif.com

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *