Beranda > Hong Kong > Seratusan Penerbangan Berstatus “Dibatalkan”

Seratusan Penerbangan Berstatus “Dibatalkan”

KABAR DARI HONG KONG

HONG KONG – Berdasarkan pantauan DDHKNews di website resmi Bandar Udara (Bandara) Internasional Hong Kong, per jam 14:30, masih terlihat 86 penerbangan kedatangan berstatus “dibatalkan” hingga tengah malam hari ini, Selasa (13/8/2019). Dalam kurun waktu yang sama, terdapat 43 penerbangan keberangkatan yang berstatus “dibatalkan.

Namun, ratusan penerbangan lainnya masih berstatus tetap dalam jadwal kedatangan dan keberangkatannya.

Pada pagi hari, lembaga penyiaran publik yang berbasis di Hong Kong, Radio Television Hong Kong (RTHK), memberitakan bahwa pembatalan penerbangan yang terjadi sejak Senin (12/8/2019) sore, akibat pendudukan bandara oleh massa pengunjuk rasa berlanjut hingga hari ini.

Otoritas Bandara memberi tahu para penumpang untuk memperhatikan informasi penerbangan terbaru di situs web bandara, https://www.hongkongairport.com/en/, dan aplikasi seluler HKG My Flight-nya.

Meskipun ratusan penerbangan tetap terjadwal normal, para penumpang perlu waspada. Sebab, sebagaimana diberitakan RTHK dan South China Morning Post (SCMP), media berbahasa Inggris yang terbit di Hong Kong, para pengunjuk rasa anti-pemerintah pada siang hari Selasa ini terlihat kembali di bandara Hong Kong, bersiap melakukan aksi lanjutan.

“Pada pukul 1 siang hari Selasa, sekitar 200 demonstran berpakaian hitam berkumpul di ruang kedatangan sebagai tanggapan terhadap seruan daring (lewat media sosial) untuk memulai kembali aksi protes,” tulis SCMP.

 

 

 

 

 

 

 


—Keterangan foto: Ratusan pengunjuk rasa kembali memenuhi area kedatangan bandara Hong Kong, hari ini [Sumber foto: RTHK, jam 14:49]

Check-in Lebih Awal

Untuk penumpang penerbangan yang menggunakan layanan check-in di dalam kota, di stasiun-stasiun MTR Express, diimbau untuk datang lebih awal pada hari Selasa ini. MTR Corporation mengumumkan, mereka diharuskan untuk check-in setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan mereka, bukan 90 menit seperti biasanya.

“Sementara itu, Airport Express beroperasi pada interval normal 12 menit,” tulis RTHK.

Imbauan KJRI Hong Kong

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, kemarin merespons pembatalan penerbangan oleh otoritas Bandara Hong Kong. KJRI mengimbau agar warga Indonesia (WNI) yang memiliki rencana penerbangan ke luar Hong Kong pada hari Senin kemarin, atau beberapa hari ke depan, segera menghubungi agen travel atau maskapai penerbangan untuk memastikan kembali status jadwal penerbangannya.

“Segera mencari alternatif tempat tinggal atau akomodasi sementara di Hong Kong sampai mendapatkan kepastian jadwal penerbangan berikutnya,” tulis KJRI Hong Kong di akun Fecebook resminya.

KJRI juga mengimbau WNI untuk terus memonitor perkembangan status jadwal penerbangan melalui jalur resmi, antara lain website resmi Bandara Internasional Hong Kong (https://www.hongkongairport.com/en/) dan website resmi maskapai penerbangan masing-masing.

Sedangkan WNI yang sedang berada di bandara disarankan untuk menghubungi nomor hotline WhatsApp KJRI Hong Kong, jika memerlukan bantuan. “KJRI Hong Kong siap membantu. Hubungi kami di Whatsap Hotline +852 6894 2799 / +852 6773 0466 / +852 5294 4184.” [DDHKNews]

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *