Wednesday, January 16, 2019
Beranda > Indonesia > Takut Abu Vulkanik, Obama Persingkat Kunjungan

Takut Abu Vulkanik, Obama Persingkat Kunjungan

Presiden Barack Obama akan mempersingkat kunjungannya ke Indonesia, Rabu (10/11) ini, karena kuatir dengan muntahan abu vulkanik Gunung Merapi yang bisa mengganggu penerbangan Air Force One, pesawat kepresiden AS, demikian menurut sejumlah pejabat pemerintah AS sebagaimana dikutip CNN.com.

Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, sebelumnya mengatakan kepada rombongan wartawan AS yang mengikuti Obama bahwa para pejabat terus memonitor secara cermat abu vulkanik dari Gunung Merapi dan bahwa prakiraan cuaca menunjukkan, lalu lintas udara mungkin akan terganggu lagi. Para ahli mengatakan, abu vulkanik dapat menyebabkan malapetaka pada mesin pesawat jet seperti Air Force One.

Para pejabat pemerintah AS, Selasa malam, mengatakan, kunjungan singkat Obama yang tidak sampai 24 jam itu akan persingkat lagi dua jam. Acara peletakan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu ini, terpaksa akan dibatalkan. Ceramah umum di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat juga akan dimulai sedikit lebih awal.

Berdasarkan rencana semula, agenda Obama pada hari kedua ini adalah berkunjung ke Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara, lalu ke kampus Universitas Indonesia (UI) dan TPM Kalibata. Dari Kalibata, Obama langsung ke Bandara Halim Perdana Kusumah untuk kemudian meninggalkan Indonesia menuju Korea Selatan menghadiri KTT G-20.

Kunjungan 10 hari Obama ke Asia yang dimulai di India pada 6 Sempter lalu akan berakhir di Jepang pada 14 November mendatang. (Kompas)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *