Beranda > Indonesia > Tim DMC Dompet Dhuafa Pasang 2 Bilik Sterilisasi di Komplek Polda Metro Jaya

Tim DMC Dompet Dhuafa Pasang 2 Bilik Sterilisasi di Komplek Polda Metro Jaya

INDONESIA – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Selasa (24/3/2020), memasang alat Disinfection Chamber (bilik sterilisasi) di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta.

“Satu ditempatkan di depan gedung SDM, dan satu lagi di depan gedung biru Samsat. Ini sebagai upaya Cekal (cegah dan tangkal) Corona bagi personil Polri yang menjadi garda terdepan menjaga keamanan di kondisi seperti ini,” jelas Guntur Subagja, Chief Information Officer DMC Dompet Dhuafa.

Pemasangan alat bilik sterilisasi tersebut menjadi bentuk perhatian donatur Dompet Dhuafa bagi personil Kepolisian. Ini bentuk apresiasi yang diterima Polri dari masyarakat.

“Terima kasih atas perhatian masyarakat semua yang kali ini datang melalui Dompet Dhuafa, yaitu pemasangan bilik sterilisasi di lingkungan Polda Metro Jaya,” ucap Kombes Pol. Mardiyono, Kepala Biro SDM Polda Metro Jaya, seusai mencoba langsung alat tersebut.

Dompet Dhuafa berencana menginstalasi 1.000 Disinfection Chamber di Jabodetabek. Sasaran utamanya adalah fasilitas umum seperti markas Polisi, TNI, rumah sakit, perkatoran hingga titik-titik yang banyak diakses masyarakat. “Kami menargetkan 1.000 disinfection chamber yang pemasangan alat tersebut di titik-titik strategis di kawasan Jabodetabek. Semoga akan menjadi langkah nyata dalam mencegah dan menangkal Corona,” tambah Guntur Subagja.

Dalam pemasangan tersebut, turut hadir Atiatul Muqtadir (influencer dan juga tokoh muda pegiat kemanusiaan yang sempat menjabat sebagai presiden BEM UGM) dan dr. Tirta (enterpreneur dan tokoh muda pegiat kemanusiaan). Mereka turut mengampanyekan donasi untuk Disinfection Chamber bersama Dompet Dhuafa.

“Dengan adanya alat tersebut, tentu sangat membantu masyarakat di Jabodetabek yang sebagian masih melakukan aktivitasnya di luar rumah dan menggunakan fasilitas serta transportasi umum,” jelas Atiatul Muqtadir, atau yang akrab disapa Fathuur.

Fathuur juga mengajak masyarakat untuk mewujudkan target Dompet Dhuafa dalam merealisasikan 1.000 disinfection chamber. Ia mengajak masyarakat turut berdonasi.

Salurkan Hygine Kit ke Ojol dan Pedagang

Datangnya wabah Covid-19 atau corona telah melumpuhkan pergerakan ekonomi masyarakat. Bagi pekerja kantoran, mereka masih bisa mendapatkan kesempatan bekerja melalui rumah atau sering dikenal dengan Work From Home (WFH). Mereka tak perlu khawatir dengan berkurangnya pendapatan.

Namun tidak bagi beberapa profesi yang menuntut untuk terus berinteraksi dan mengais rejeki. Kebanyakan dari mereka adalah yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang, ojek, sopir angkot, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Dompet Dhuafa menginisiasi progam Cekal (Cegah Tangkal) Corona, dengan membagikan hygine kit kepada kelompok rentan tersebut. Mereka yang terpaksa tetap keluar mencari nafkah, tentunya memerlukan perlindungan lebih.

“Hari ini, kami melakukan pembagian hygine kit kepada kelompok rentan. Mereka tidak bisa bekerja dari rumah. Karena pekerjaan memaksa mereka harus tetap berinteraksi dengan orang lain,” terang Roby Suryadi, Wakil Ketua Respon Covid-19 Dompet Dhuafa, Selasa (24/3/2020).

Dimotori oleh Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa, tim membagikan hygine kit di tempat-tempat yang rentan seperti terminal, perempatan, dan pangkalan ojek. Pembagian hygine kit meliputi masker, handsanitizer, sabun cuci tangan, dan juga flyer gaya hidup sehat di masa wabah corona. Hal tersebut menjadi starter pack bagi para kelompok rentan untuk bisa meminimalisir kemungkinan tertular virus tersebut.

“Ini untuk meminimalisisr penularan virus, karena mereka harus tetap berinteraksi dengan orang-orang,” tambah Roby.

[DDHKNews/sumber: Dompet dhuafa]

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *