Wednesday, February 20, 2019
Beranda > Dunia Islam > Aljazair Janji Cabut Keadaan Darurat

Aljazair Janji Cabut Keadaan Darurat

Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika, berjanji akan segera mencabut keadaan darurat yang sudah diberlakukan selama 19 tahun. Menurut Bouteflika, situasi darurat diberlakukan “untuk memerangi terorisme”.

Pengumuman rencana pencabutan itu muncul bersamaan dengan kerusuhan yang melanda negara-negara Arab. Para demonstran bangkit menentang rezim otoriter yang telah berkuasa selama puluhan tahun seperti di Mesir dan Yaman.

Politik Aljazair didominasi oleh tentara sejak kudeta Houari Boum├ędienne tahun 1965. Sampai tahun 1989, negara itu hanya mengenal satu partai, Front Pembebasan Nasional (FLN). Akhir tahun 1991 ketika berlangsung pemilihan bebas dan partai Islam (FIS) tampaknya akan menang, tentara turun tangan. Tahun 1999 Bouteflika dipilih menjadi presiden dengan persetujuan FLN dan angkatan bersenjata. (ANP/AFP/Radio Nederland).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

One thought on “Aljazair Janji Cabut Keadaan Darurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat via WA